Apa yang kamu pikirkan tentang Bekasi? Apa? Daerah yang ada di luar Planet Bumi? Hmm… it’s joke! Kayaknya perlahan kita mulai stop deh bilang Bekasi ada di angkasa. Kenapa? Masalahnya kalau Bekasi bukan bagian dari Indonesia, nggak mungkin dong jaringan pipa gas bumi bisa ada di Bekasi saat ini?

Iya, jaringan pipa gas bumi yang dibangun Perusahaan Gas Negara (PGN) itu banyak lho ternyata di Bekasi. Salah satu alasannya karena Bekasi kan terkenal dengan kota industri. Mulai dari industri makanan, elektronik, dan kebutuhan manusia lainnya banyak berada di Bekasi. Jadi, nggak heran kalau Bekasi ini banyak dialiri gas bumi.

Dari pantauan liputan6.com, ada 200 industri lho yang pakai gas bumi! Keren euy! Daerah mana saja tuh?

Sales Area Head Area Bekasi Bambang Purwanto mengatakan, 11 kawasan industri tersebut antara lain kawasan industri Jababeka I sampai Jababeka VI‎, kawasan industri MM2100, kawasan industri Bekasi Fajar, kawasan industri Delta Mas, kawasan industri JIIC, dan kawasan industri Lippo. Sedangkan industri yang telah mendapatkan pasokan gas dari PGN sekitar 200 industri.

‎”Saat ini area Bekasi itu memang ada beberapa segmen, yaitu pelanggan industri, komersial dan rumah tangga. Saat ini memang kita yang paling besar dari sektor industri. Wilayah kerja saya itu dari‎ Pondok Ungu sampai ke timur ke daerah Lemahabang atau ke daerah Delta Mas,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, seperti ditulis Sabtu (26/11/2016).

Jadi bisa ditebak ya pelanggan terbesar gas bumi di Bekasi ya dari sektor industri ini. Seperti yang sudah pernah saya bahas juga kenapa industri di Indonesia banyak memanfaatkan gas bumi ya karena selain murah dan bisa menghemat biaya pengeluaran pabrik, pakai gas bumi dalam jumlah yang besar kan akan menghasilkan limbah. Nah, bahan bakar gas bumi ini ramah lingkungan banget. Jadi nggak usah takut merusak lingkungan.

Bambang mengungkapkan, saat ini PGN menyalurkan gas ke Bekasi sebesar 286 BBtud. Dari jumlah tersebut, sebagian besar diserap oleh industri. Sedangkan sisanya dialirkan ke pelanggan rumah tangga, komersil hingga pembangkit listrik.

“Paling banyak industri. Kalau industrinya sekitar 80 persen. Termasuk ke pembangkit Muara Tawar itu ada di belakang kita. Kita juga nggak ada masalah untuk pasokan, karena gas kita melimpah,” kata dia.

Eits, tapi menyambung perkataan Sales Area Head Area Bekasi Bambang Purwanto di atas, di Bekasi ya nggak cuma sektor industri, tapi juga pelanggan untuk kalangan rumah tangga dan untuk transportasi juga ada lho. Salah satunya dengan adanya stasiun pengisian bahan bakar gas di Bekasi yang ada sejak 2003.

Dikutip dari tempo.co, SPBG di Pondok Ungu, Bekasi, ini dilengkapi dua dispenser yang masing-masing memiliki kapasitas penyaluran gas seribu meter kubik perhari. Satu dispenser melayani kendaraan besar seperti bus dan satu yang lain melayani kendaraan kecil, seperti taksi, angkot dan kendaraan pribadi.

Setiap dispenser memiliki dua nozzle untuk pengisian ke kendaraan. Fasilitas SPBG ini rencananya akan digunakan untuk sejumlah kendaraan umum di wilayah Bekasi.

PGN menyatakan pembangunan SPBG di Bekasi untuk merespon tingginya lalu lintas kendaraan yang hilir mudik ke Jakarta setiap hari. Lalu lintas kendaraan yang hilir mudik ke Jakarta setiap hari diperkirakan sebesar 60 persen dari total populasi warga Bekasi.

Tulisan ini didedikasikan untuk situs Si Nergi

Advertisements